Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life (2003) | Review Film

Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life (2003) | Review Film


Masih melanjutkan review film Tomb Raider, kali ini perjalanan Lara Croft berlanjut pada tahun 2003. Oh ya, untuk yang mau baca review film si Lara Croft sebelumnya, bisa klik link ini; https://memoarsinema.blogspot.com/2026/02/lara-croft-tomb-raider-2001-review-film.html

Mari kita lanjutkan review film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life di bawah ini:


➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Info Film

Judul: Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life

Sutradara: Jan de Bont

Penulis Naskah: Dean Georgaris, Steven E. de Souza, James V. Hart

Genre: Aksi, Petualangan, Fantasi

Pemain: Angelina Jolie, Gerard Butler, Chris Barrie

Rilis: 25 Juli 2003

Durasi: 1 jam 57 menit

Negara: Amerika Serikat 

Rating Usia: 14+


➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Sinopsis Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life

Di lepas pantai pulau vulkanik Santorini, arkeolog pemberani Lara Croft membuat penemuan tak terduga. Saat ditugaskan oleh Intelijen Inggris, Lara menemukan sebuah bola emas yang mampu membimbing pemegangnya menuju ke Kotak Pandora legendaris. 

Dikarenakan artefak legendaris tersebut mengandung misteri kuno dengan kekuatan tak terbayangkan, Lara harus memastikan benda tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah, terutama mantan pemenang Hadiah Nobel yang tidak bermoral dan kini menjadi pedagang senjata biologi, Jonathan Reiss. 

Dengan bantuan seorang mantan Marinir yang menjadi agen tentara bayaran, Terry Sheridan, petualang tak kenal takut ini berkeliling dunia dalam mengejar benda berharga tersebut.

Bisakah Lara mengambilnya tepat waktu, sebelum sang ilmuwan jahat menemukannya?


➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Film lawas yang kembali dengan menghadapi berbagai bahaya, petualangan, dan risiko.

Angelina Jolie sebagai Lara Croft  kembali dengan kece dan keren, yang bikin film ini masih seru-seru aja untuk diikuti.


Baca juga:

Mungkin Anda sukai:


Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life; Kelebihan

1. Film ini masih dipenuhi dengan aksi, bahkan terasa lebih intens dibandingkan sebelumnya. Adegan-adegan penuh ketegangan dan pergerakan cepat bikin susah ngantuk dan terhibur. Apalagi sinematografinya lumayan mengagumkan, dengan pemandangan luar biasa dan mencerminkan keindahan berbagai negara yang dikunjungi. Musik filmnya juga asik banget sih.

2. Dalam film ini, Angelina Jolie menunjukkan kematangan dalam perannya sebagai Lara Croft, ini bikin karakter jadi lebih menarik dan lebih meyakinkan dibandingkan film pertama. Aksen British-nya terdengar lebih alami dan enak didengar. 

3. Film ini punya banyak set dan adegan yang keren, seperti adegan Lara yang mengendarai sepeda motor, terbang sana-terbang sini atau adegan Lara menembak sasaran sambil menunggangi kuda dengan posisi menyamping alias duduk cantik.

Chemistry antara Lara dan Terry lumayan kuat, ditambah interaksi mereka juga menghibur. Meskipun agak gimana juga gitu lihatnya eheheh, yang pasti Terry memberikan dimensi baru sebagai rekan petualangan Lara.


➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life; Kekurangan

1. Sayangnya, cerita dalam film ini masih terkesan biasa aja dan plotnya tidak jauh berbeda dengan film pertama. Meskipun ada elemen si Kotak Pandora yang menarik, tapi tetap aja plotnya klise dan terkesan diulang-ulang.

2. Si penjahat kurang sih. Motivasi si karakter jahat untuk menggunakan Kotak Pandora terkesan lemah dan tidak sekuat penjahat di film sebelumnya.

Lalu, meskipun Angelina Jolie sebagai Lara ada peningkatan dan kelihatannya juga ada upaya untuk memperdalam karakter si Lara. Tapi, beberapa karakter lain kurang berkembang. Sehingga bikin keseluruhan cerita jadi terasa kurang juga.


➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Dengan begitu, sebagai film lawas, Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life ini lumayan menghibur dengan aksinya dan visual film. Tapi, memang ceritanya udah agak 'kuno'. Dan sepertinya aku kena sindrom membandingkan versi film pertama dan film kedua. Di mana film pertama biasanya terasa lebih bagus dibanding film kedua.

Eits, perbandingan ini berlaku untuk cerita dan plot. Kalau aksinya, aku suka banget juga untuk film kedua ini.

Bagi yang masih mau nostalgia sama Lara Croft, bisa langsung nonton ini setelah nonton film pertamanya ya.

Sekian review film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life. Terima kasih sudah baca review film lawas dari Memoar Sinema. Mood saat menonton, tipe genre yang ditonton dan performa film mempengaruhi ulasan yang dibuat. 

Comments