Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life (2003) | Review Film

Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life (2003) | Review Film




Masih melanjutkan review film Tomb Raider, kali ini perjalanan Lara Croft berlanjut pada tahun 2003. Oh ya, untuk yang mau baca review film si Lara Croft sebelumnya, bisa klik link ini; https://opinia.id/post/review-film-lara-croft-tomb-raider-2001-352824


Mari kita lanjutkan review film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life di bawah ini:



➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖


Judul: https://www.themoviedb.org/movie/1996-lara-croft-tomb-raider-the-cradle-of-life


Sutradara: Jan de Bont


Penulis Naskah: Dean Georgaris, Steven E. de Souza, James V. Hart


Genre: Aksi, Petualangan, Fantasi


Pemain: Angelina Jolie, Gerard Butler, Chris Barrie


Rilis: 25 Juli 2003


Durasi: 1 jam 57 menit


Negara: Amerika Serikat 


Rating Usia: 14+




***




Gambar 




Sinopsis dan Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life




Di lepas pantai pulau vulkanik Santorini, arkeolog pemberani Lara Croft membuat penemuan tak terduga. Saat ditugaskan oleh Intelijen Inggris, Lara menemukan sebuah bola emas yang mampu membimbing pemegangnya menuju ke Kotak Pandora legendaris. 




Dikarenakan artefak legendaris tersebut mengandung misteri kuno dengan kekuatan tak terbayangkan, Lara harus memastikan benda tersebut tidak jatuh ke tangan yang salah, terutama mantan pemenang Hadiah Nobel yang tidak bermoral dan kini menjadi pedagang senjata biologi, Jonathan Reiss. 




Dengan bantuan seorang mantan Marinir yang menjadi agen tentara bayaran, Terry Sheridan, petualang tak kenal takut ini berkeliling dunia dalam mengejar benda berharga tersebut.




Bisakah Lara mengambilnya tepat waktu, sebelum sang ilmuwan jahat menemukannya?




***




Review film lainnya: https://opinia.id/post/review-dan-sinopsis-nightbooks-2021-film-penculikan-anak-oleh-penyihir-311700


Baca juga: https://opinia.id/post/rekomendasi-film-thriller-aksi-the-age-of-shadows-pasukan-kemerdekaan-korea-288881




Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life, rating 7.5 untuk film lawas yang kembali dengan menghadapi berbagai bahaya, petualangan, dan risiko ini.




Angelina Jolie sebagai Lara Croft https://m.imdb.com/title/tt0325703/?ref_=tt_sims_tt_i_2 kembali dengan kece dan keren, yang bikin film ini masih seru-seru aja untuk diikuti.




Gambar




Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life; Kelebihan




1. Film ini masih dipenuhi dengan aksi, bahkan terasa lebih intens dibandingkan sebelumnya. Adegan-adegan penuh ketegangan dan pergerakan cepat bikin susah ngantuk dan terhibur. Apalagi sinematografinya lumayan mengagumkan, dengan pemandangan luar biasa dan mencerminkan keindahan berbagai negara yang dikunjungi. Musik filmnya juga asik banget sih.




2. Dalam film ini, Angelina Jolie menunjukkan kematangan dalam perannya sebagai Lara Croft, ini bikin karakter jadi lebih menarik dan lebih meyakinkan dibandingkan film pertama. Aksen British-nya terdengar lebih alami dan enak didengar. 




3. Film ini punya banyak set dan adegan yang keren, seperti adegan Lara yang mengendarai sepeda motor, terbang sana-terbang sini atau adegan Lara menembak sasaran sambil menunggangi kuda dengan posisi menyamping alias duduk cantik.




Chemistry antara Lara dan Terry lumayan kuat, ditambah interaksi mereka juga menghibur. Meskipun agak gimana juga gitu lihatnya eheheh, yang pasti Terry memberikan dimensi baru sebagai rekan petualangan Lara.




Mungkin Anda sukai: https://opinia.id/post/review-film-mission-possible-film-aksi-komedi-yang-wajib-ditonton-305042


Review film lainnya: https://opinia.id/post/review-film-oz-the-great-and-powerful-dunia-sihir-dalam-bahaya-305420




Review Film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life; Kekurangan




1. Sayangnya, cerita dalam film ini masih terkesan biasa aja dan plotnya tidak jauh berbeda dengan film pertama. Meskipun ada elemen si Kotak Pandora yang menarik, tapi tetap aja plotnya klise dan terkesan diulang-ulang.




2. Si penjahat kurang sih. Motivasi si karakter jahat untuk menggunakan Kotak Pandora terkesan lemah dan tidak sekuat penjahat di film sebelumnya.




Lalu, meskipun Angelina Jolie sebagai Lara ada peningkatan dan kelihatannya juga ada upaya untuk memperdalam karakter si Lara. Tapi, beberapa karakter lain kurang berkembang. Sehingga bikin keseluruhan cerita jadi terasa kurang juga.




***




Gambar




Dengan begitu, sebagai film lawas, Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life ini lumayan menghibur dengan aksinya dan visual film. Tapi, memang ceritanya udah agak 'kuno'. Dan sepertinya aku kena sindrom membandingkan versi film pertama dan film kedua. Di mana film pertama biasanya terasa lebih bagus dibanding film kedua eheheh....




Eits, perbandingan ini berlaku untuk cerita dan plot. Kalau aksinya, aku suka banget juga untuk film kedua ini.




Bagi yang masih mau nostalgia sama Lara Croft, bisa langsung nonton ini setelah nonton film pertamanya ya.




Review film lainnya: https://opinia.id/post/agatha-christie-movie-adaptations-death-on-the-nile-277247


Artikel lainnya: https://opinia.id/post/conversations-with-a-killer-the-jeffrey-dahmer-tapes-dalam-sebuah-dokumenter-302030




Sekian review film Lara Croft: Tomb Raider - The Cradle of Life. Terima kasih sudah baca review film yang bersifat personal ini. Mood saat menonton, tipe genre yang ditonton dan performa film mempengaruhi ulasan yang kubuat. Mohon maaf bila ada salah-salah kata ya....




Jangan lupa kunjungi https://linktr.ee/nurwahidahbi 


 untuk informasi lainnya, follow akun Opinia Kak Bi untuk review film lainnya.

Komentar

Postingan Populer