Bangkok Haunted (2001): Film Horor Thailand Jadul
Bangkok Haunted (2001): Film Horor Thailand Jadul
Dalam kelamnya malam, alur cerita horor membuka tirai ketegangan, mengajak penonton memasuki dimensi lain yang penuh dengan ketakutan.
Langkah-langkah tak tentu yang dihadirkan oleh alur cerita horor seakan mengajak penonton menyelami misteri yang tersimpan.
Nah, dalam review kali ini, aku mau mengajak kawan-kawan Memoar Sinema mengulas 3 kisah seram yang melibatkan ketegangan, ketakutan, dan misteri. Siapkan dirimu untuk terperangkap dalam alur cerita horor saat menontonnya nanti.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Info Film
Judul: Bangkok Haunted
Sutradara: Pang Chun Oxide, Pisut Praesangeam
Penulis Naskah: Sompope Vejchapipat, Pisut Praesangeam
Genre: Horor, Supernatural
Pemain: Pimsiree Pimsee, Pramote Seangsorn, Dawan Singha-Wee, Kalyanut Sriboonrueng, Pete Thong-Jeur
Rilis: 21 Desember 2001
Durasi: 2 Jam 10 Menit
Negara: Thailand
Rating Usia: 17+
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Sinopsis Bangkok Haunted, Diskusi 3 Alur Cerita Horor:
Tiga wanita muda bertemu di sebuah kafe di Bangkok, mereka saling bercerita dan berdiskusi tentang cerita hantu satu sama lain.
- Alur Cerita Horor Pertama, The Ancient Drum:
Di Bangkok, Jieb menerima sebuah drum kuno yang tidak terdaftar dalam pesanan dari truk Perusahaan Transportasi yang dimiliki oleh Mr. Anake. Dia menelepon mantan Profesornya, Arkom, yang mengidentifikasi tanda keberuntungan dan menceritakan kisah yatim piatu bernama Paga.
Pada tahun 1917, guru musik terkenal Jangwah-Chuem dan istrinya; Peng membesarkan Paga yang cantik bersama putra mereka yang 'spesial', Gnod. Paga adalah kakak dan anak perempuan yang baik dan penuh kasih, serta seorang penari yang cantik. Ketika Paga jatuh cinta pada Fond yang tampan, Gnod yang cemburu membuat keduanya menghilang dari desa mereka.
Jieb pun menyelidiki misteri hilangnya mereka dan mengungkap kebenaran yang menyeramkan dengan konsekuensi tragis.
- Alur Cerita Horor Kedua, The Love Potion's Price / Black Magic Woman:
Pam yang cantik menerima sampel dari tetangganya berupa ramuan cinta yang kabarnya akan membuat si pengguna tak bisa ditolak oleh pria yang dipilih. Pam tidak tahu bahwa ramuan itu terbuat dari darah wanita yang sudah mati dan menggunakan sampel itu pada seorang pria di klub malam.
Lelaki itu pun kemudian menjadi kekasihnya. Pam pun mulai menggunakan sampel sesukanya dengan bayaran yang tak murah.
- Alur Cerita Horor Ketiga, The Revenge of the Dead:
Detektif Nop bertanggung jawab atas penyelidikan kematian seorang wanita bernama Gunaya yang ditemukan gantung diri di gudang terpencil.
Dia tidak menerima hasil putusan yang menyatakan bahwa wanita itu bunuh diri, dan meyakini bahwa ini adalah sebuah kasus pembunuhan.
Dia pun menyelidiki suami korban, Vinal, dan mantan pacarnya, In. Ketika dia yakin telah memecahkan kasus ini, ada hal tak terduga yang justru berakhir tragis.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Film dengan tiga alur cerita horor ini bisa dibilang sebagai horor Thailand kesukaan Memoar Sinema. Di mana sampai sekarang aku masih agak takut kalau nonton ulang film ini.
Film Bangkok Haunted membagi tiga alur cerita dengan sangat epik. Diisi oleh cerita pertama yang sangat menjanjikan, dilanjutkan dengan tiga perempuan yang berdiskusi soal cerita horor. Kemudian masuk ke cerita kedua yang rasanya creepy tapi agak membosankan, lalu ditutup dengan misteri si Gunaya untuk alur cerita horor ketiga.
Baca juga: PEE MAK (2013): HOROR KOMEDI THAILAND LEGENDARIS
Review film lainnya: STARDUST (2007): REVIEW FILM ROMANTIS HOLLYWOOD
Review Film Bangkok Haunted: Kelebihan Film
Film ini memberikan tiga alur cerita horor yang dikisahkan oleh tiga perempuan di sebuah cafe di Bangkok dan kurasa punya satu cerita tersembunyi yang harus jeli dipahami saat mereka bertiga muncul.
Berisi variasi cerita horor dengan tiga penyajian yang berbeda-beda mencakup berbagai tema supernatural dari mitos lokal dan kepercayaan.
Tipe-tipe omnibus film nih, tapi punya benang merah pada tiga tokoh perempuan yang bercerita. Jujur saja, film ini yang menjadi inspirasiku dalam menulis beberapa cerita horor di awal-awal mulai terjun ke genre horor.
Semua cerita yang ditampilkan punya momen mengejutkan, tapi disajikan dengan rapi. Contohnya, cerita pertama. Alur cerita horornya muncul tumpang tindih, dengan teror, pembunuhan dan misteri kejadian yang tidak bisa dijelaskan begitu saja. Desain kostumnya juga menakutkan banget sih untuk ukuran aku yang nonton ini zaman lulus SMP (Sebenarnya aku belum boleh nonton film ini mengingat rating usia filmnya wkwkwk, tapi nonton pertama kali ditemenin orang dewasa kok dulu).
Beberapa adegan dan efek visual dalam film juga memberikan dampak horor yang efektif banget, bisa bikin tegang dan cemas. Bisa dibilang Bangkok Haunted adalah film horor, yang horor banget dengan sentuhan dramatis yang cukup pas.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Review Film Bangkok Haunted: Kekurangan Film
Karena konsepnya omnibus alias antologi gitu, film ini jadi punya vibes yang berbeda di masing-masing paruh waktunya. Apalagi untuk cerita kedua yang menurutku agak membosankan.
Jadi, film ini tuh sebenarnya udah dimulai dengan cara yang sangat baik. Tentang cerita ala tradisional horor Thailand, di mana ada kakak beradik yang hidup bahagia di kampung sampai suatu hari si kakak jatuh cinta kepada pendatang. Adiknya yang cemburu pun gelap mata, lalu bla-bla-bla....
Eh, tapi, tiba-tiba film menampilkan 3 perempuan yang lagi nongkrong di kafe. Vibes-nya langsung berubah sih, dari gelap ke terang dan untuk masuk ke cerita kedua jadi aneh rasanya. Menurutku, mereka bertiga sebaiknya muncul di awal atau di akhir aja. Biar kesan horornya tidak patah.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Ya, alur cerita horor dari film zaman dulu tuh memang aneh dan unik. Karena secara teknologi, belum berkembang seperti sekarang. Akses kita ke cerita-cerita horor pada zaman 2005 ke bawah ya memang cuma dari tongkrongan-tongkrongan, legenda turun temurun dan gosip di sekolah.
Kalau zaman sekarang, film dan buku horor semakin banyak, bahkan orang-orang dengan label indigo seolah umum banget tampil ke khalayak, sehingga originalitas horor nggak semenyeramkan zaman dulu yang kalau dipikir formula horor dulu dan sekarang yang sama aja sih.
Nah, lewat Bangkok Haunted, aku yang saat itu baru lulus SMP jadi belajar cara bercerita dan menyajikan cerita horor per-part gitu. Ya, bisa dibilang cara menulisku memang belajar dari film dan buku wkwkwk. Lah, kenapa jadi bahas aku? Harusnya bahas film-nya ya 😅
Oke, daripada tambah ngelantur, sekian ulasan kali ini. Pokoknya, terima kasih sudah membaca review film Bangkok Haunted.


Komentar
Posting Komentar