Review Film Korea Alice: Boy from Wonderland (2015)
Review Film Korea Alice: Boy from Wonderland (2015)
![]() |
Alice: Boy from Wonderland (2015) |
Kebetulan ini malam Jumat, review film misteri dulu yuk....
Hai, Kawan-kawan, pasti sudah tidak asing sama cerita Alice in Wonderland dan kelinci putihnya 'kan? Di Korea Selatan ada film misteri bernuansa horor tipis dengan romantisme terlarangnya ....
Yep, Alice versi Korea Selatan ini berbeda dengan Alice versi dongeng anak-anak. Film yang satu ini butuh konsentrasi untuk bisa dinikmati. Tidak perlu berlama-lama, yuk temenin Memoar Sinema me-review film yang satu ini.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Info Film
Judul: Alice: Boy from Wonderland
Sutradara dan Penulis Naskah: Heo Eun Hee
Genre: Misteri, Horor, Romantis, Supranatural
Pemain: Jung So Min, Hong Jong Hyun, Jung Yeon Joo
Rilis: 18 Juli 2015
Durasi: 1 jam 55 menit
Negara: Korea Selatan
Rating Usia: 17+
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Sinopsis Film Alice: Boy from Wonderland:
Hye Joong (Jung So Min) adalah seorang wanita yang tidak bisa mengingat apa pun sebelum usianya empat tahun. Anehnya, setiap malam, Hye Joong dihantui oleh mimpi buruk mengerikan dan semakin hari, mimpi-mimpi ini menjadi semakin nyata dan terasa mengancam kehidupannya.
Tak mampu lagi menahan penderitaannya, Hye Joong memutuskan untuk mengikuti nasihat dukun. Hye Joong pun kembali ke resor tua keluarga, tempat yang dikenalnya sebagai "Wonderland", di mana keluarganya pernah tinggal di tempat ini 24 tahun yang lalu.
Di Wonderland, Hye Joong bertemu dengan Hwan (Hong Jong Hyun), seorang pria misterius yang berhasil memikatnya serta seorang asisten rumah tangga baik; Soo Ryun (Jung Yeon Joo).
Mereka ditemani oleh seekor kelinci putih yang aneh. Hye Joong pun diberi waktu 15 hari untuk menemukan sesuatu yang hilang. Jika dia berhasil, maka mimpi buruknya akan berhenti. Namun, jika gagal, semua orang akan mati.
Selama 15 hari yang penuh teka-teki dan bahaya, Hye Joong harus menghadapi masa lalunya dan mengungkap rahasia tersembunyi di dalam resor tua. Dengan setiap langkah yang diambilnya, Hye Joong mendekati kebenaran mengejutkan dan menghubungkan masa lalu dengan teror yang kini mengancam nyawanya.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Ini adalah film yang sampai sekarang 'cerita masa kecil' tokoh utamanya menjadi hal paling sering Memoar Sinema ceritakan kembali, karena mengandung 'pelajaran besar' untuk lebih berhati-hati saat 'berbicara' pada anak kecil.
Sebelum mereview film ini, Memoar Sinema kembali menonton cuplikan film di YouTube dan menyadari kalau jenis film ini memerlukan suasana hati tertentu untuk dapat dinikmati dengan baik.
Ini bukan film dengan jenis yang biasa memberikan fakta-fakta dengan gampang. Sebuah film misteri dengan bumbu menegangkan dan mengagetkan, itulah Alice: Boy from Wonderland.
Baca juga: THE BIG WEDDING (2013): FANS BEN BARNES? BACA REVIEW FILM INI
Review film lainnya: 20TH CENTURY GIRL (2022): REVIEW FILM SAD ROMANCE
Kelebihan Film Korea Alice: Boy from Wonderland
1. Film Jung So Min ini menawarkan plot yang penuh teka-teki dan misterius. Memoar Sinema sering dibuat bingung antara mana adegan kenyataan dan mana adegan mimpi, bahkan hampir mau menyerah menonton ini. Kalau bukan karena penasaran Memoar Sinema tidak mau menyusun puzzle yang ada hingga akhir.
Kalau membahas alurnya yang memusingkan secara dalam, jatuhnya akan spoiler. Maka cuma bisa share tipis-tipis aja. Btw, ini bukan film yang polos-polos banget sih, banyak pesan tersirat yang kalau dijelaskan ya makin spoiler dong.
Intinya, meskipun menampilkan warna-warna cerah, dreamy dan karakter-karakter yang menarik. Tapi, saat bagian tergelap muncul ya rasanya benar-benar menjadi sangat gelap. Ini bukan alur cerita yang seringan visualnya dan inilah yang jadi poin menarik dari film ini.
2. Penampilan Jung So Min sebagai Hye Joong sangat mengesankan. Karena film ini tayang 2015 dan Memoar Sinema masih sulit melupakan perannya sebagai Oh Ha Ni di Playfull Kiss meskipun So Min udah main beberapa drama setelah Playfull Kiss, kupikir bakal sulit melihat So Min tampil seperti dalam film.
Tapi, eh malah suka banget bagaimana ekspresinya ketika menggambarkan dengan jelas rasa takut dan kebingungan yang dialami karakternya. Malah jadi ikutan bingung juga eheheh.
Sementara itu, Hong Jong Hyun juga lumayan berhasil memunculkan sosok Hwan, meskipun aktingnya agak kurang.
3. Kelebihan paling utama film ini adalah atmosfer, visual dan sinematografinya yang sangat kuat, dengan menggabungkan elemen horor dan keindahan visual. Penggambaran Wonderland yang surreal dan menawan berhasil menarik ke dalam dunia mimpi dan kenyataan yang kabur, seolah ikut terjebak dalam bayang-bayang 'sesuatu'.
Ada keindahan yang sangat aneh, tapi memikat dalam film ini, seperti dongeng-dongeng yang surreal yang gelap. Mimpi biasa dan mimpi buruk terus-menerus membaurkan batas yang ada dan bahkan sampai akhir kadang ada momen dan adegan di mana masih tidak sadar apa yang sebenarnya terjadi.
Makanya ini tuh unik, yang awalnya berasa membosankan eh malah larut sampai akhir film.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Kekurangan Film Alice: Boy from Wonderland:
Seperti biasa, namanya review film tidak bisa cuma kasih tahu kelebihannya 'kan ya? Nah, untuk film ini tetap ada kekurangannya dari kacamata Memoar Sinema juga dong. Apa saja itu, check it out:
1. Di atas Memoar Sinema sempat mention soal akting Jong Hyun 'kan? Soal aktingnya yang lumayan bagus sehingga bisa memerankan sosok Hwan. Cuma nih, masalahnya ada di sisi Memoar Sinema gaess ... dia berasa kurang aja, sepertinya ini masalah 'selera aktor' sih ehehe....
2. Pengembangan karakter lain kurang mendukung banget. Film ini serasa cuma diperankan So Min dan Jong Hyun, soalnya beberapa karakter pendukung, seperti Soo Ryun, tidak mendapatkan pengembangan yang cukup, sehingga potensinya terasa terbuang gitu aja. Seolah masih banyak karakter yang bisa dikembangkan, tapi terperangkap di konsep 'misteri' itu sendiri.
Sepertinya masalah durasi film juga berpengaruh? Eh, tapi tidak juga sih, soalnya film ini hampir dua jam loh. Selama hampir dua jam malah tidak bisa mengembangkan karakter yang sebenarnya terasa lumayan penting.
3. Alur yang membingungkan dan jadi poin yang lumayan bagus, mungkin bakal dibenci oleh orang yang sulit fokus. Karena alur cerita yang surreal dan tidak jelas ini memang terkesan bisa jadi sangat membingungkan dan menyulitkan untuk diikuti. Untuk itu nonton ini butuh fokus, kalau tidak fokus kita susah menyadari mana adegan mimpi dan mana adegan nyata.
4. Sayang seribu sayang, musik film ini tidak terlalu berkesan dan tidak begitu menonjol. Di tambah beberapa lagu terasa kurang mendukung suasana.
➖➖🎞️🎞️🎞️➖➖
Film ini cocok untuk kamu yang menikmati cerita yang kompleks dan misterius, serta buat yang suka visual indah dan atmosfer kuat dalam sebuah film. Bagi kawan-kawan yang mencari cerita sederhana dan jelas, film ini mungkin bukan pilihan terbaik sih.
Sekian review film ini, terima kasih sudah membaca review film dari Alice: Boy from Wonderland ya. Review film yang bersifat personal ini dibuat berdasarkan mood saat menonton, tipe genre yang ditonton dan performa film. Mohon maaf bila ada salah-salah kata.


Komentar
Posting Komentar